AKSI NYATA PROJEK P5 SMPN 11 BORONG
PEMILIHAN KETUA OSIS PERIODE 2024/2025 SEBAGAI IMPLEMETASI P5 DENGAN TEMA SUARA DEMOKRASI

SMP Negeri 11 Borong telah sukses melaksanakan projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema Suara Demokrasi yang dilaksanakan pada periode Juli sampai September 2024. Profil pelajar Pancasila merupakan gambaran pelajar untuk belajar sepanjang hayat agar menjadi manusia yang berkarakter, beraklak, berkompeten dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Belajar sepanjang hayat menjadi sebuah konsep pendidikan yang menjelaskan keseluruhan kegiatan yang berlangsung dalam kehidupan pelajar untuk membantu memberikan banyak keterampilan dan kemampuan. Konsepnya ialah setiap tempat adalah sekolah dan setiap orang adalah guru. Dengan demikian, para pelajar diharapkan menjadi manusia yang berkompeten pada bidang yang ditekuni, berkarakter kuat yang selaras dengan cita-cita bangsa dan falsafah Negara Indonesia.
Salah satu cerminan dari karakter pelajar Pancasila di SMPN 11 Borong adalah guru memberikan Pendidikan politik kepada seluruh siswa di sekolah yang dilaksanakan sekali dalam satu Minggu yaitu pada hari Jumaat. Melalui kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan mengangkat tema “Suara Demokrasi” , SMP Negeri 11 Borong menyelenggarakan pemilihan Calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS periode 2024/2025 pada hari Selasa, 17 September 2024.

Pemilihan Ketua dan Wakil ketua OSIS adalah momen penting bagi satuan pendidikan SMPN 11 Borong. Hal ini karena proses demokrasi pada pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS melibatkan kepala sekolah, seluruh guru, siswa dan Staf. Kegiatan ini dilakukan melalui proses demokrasi memberikan kesempatan kepada seluruh warga sekolah untuk berpartisipasi aktif dalam menentukan hak, keputusan, berpikir kritis, mengevaluasi, dan menentukan pemimpin yang dianggap mampu mewakili aspirasi dan kepentingan siswa secara luas. Selain itu, Pendidikan politik melalui Pemilihan Ketua OSIS memberikan edukasi kepada seluruh siswa tentang pemilu, hak dan kewajiban, tanggung jawab sebagai warga sekolah . Di samping itu juga, siswa dapat belajar dan memahami apa itu demokrasi, kepemimpinan dan organisasi dan bagaimana penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.